Akhir minggu ini saya kembali mengisi bahan bakar yang sudah hampir habis. Sudah dua-tiga minggu saya tidak melakukannya, membuat diri seperti tanpa tujuan hendak pergi entah ke mana; atau, malah berganti tujuan?

Pembinaan. Ya, pembinaan. Seseorang dibentuk dan terbentuk dari sebuah pembinaan, entah apakah ia dibina ataukah terbina. Satu hal yang pasti, pembinaan membentuk seseorang. Bukan, bukan fisik jasmaniah, namun karakter dan kepribadian. Dalam bahasa Arab, kita mengenalnya dengan syakhsiyah.

Read More »

Karangan: Ageung Suriabagja

Hanya sangkakala Israfil mampu menandingi suara pekak di telinga berjuta manusia merayap di gurun batu bertahta keputusaan

Vonis…..miskin…….vonis…..mati…….

Meratap aku seorang hamba di depan dinding benteng istana raja berlumur darah 60 tahun kemelaratan kemarahan penindasan dan bangkai orang-orang tersisih

Jangan….wahai tuan……jangan…aku memang hanya punya satu tubuh dua tangan dua kaki dan dua gigi nongol di depan bibir

Tapi anakku lima istriku dua ibuku satu bapakku satu adiku tiga dan mereka semua punya masalah yang sama, yaitu…..mereka punya perut…..lantas mesti makan…..

Jangan…wahai tuan…..kepalaku mau pecah mendengarnya….bbm naik lagi….

Read More »

Hari Ahad tepatnya, 1 Juni 2008. Siang menjelang sore itu ribuan umat Islam dari berbagai elemen sedang berkumpul di depan Istana Negara, bersama-sama mengajukan tuntutan kepada Pemerintah untuk membatalkan ketidakbijakan menaikkan harga BBM. Tidak hanya di Jakarta, pun aksi serupa terjadi di kota-kota lain di seluruh Indonesia.1

Namun, suasana hari itu tidaklah sepi seperti biasanya. Beberapa puluh meter di sebelah selatan, puluhan massa yang menyatakan dirinya sebagai Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKK-BB) mengadakan aksi serta orasi, tanpa menghiraukan peringatan yang telah diberikan oleh pihak Kepolisian.2

Lantas, apa yang terjadi selanjutnya? Bentrok? Anarkisme? Ya, itulah yang digembar-gemborkan media massa atas bentrokan yang terjadi saat itu antara massa AKK-BB dengan umat Islam yang tergabung dalam Komando Laskar Islam (KLI). Benarkah seperti itu?

Read More »

M. Didi Turmudzi, dosen filsafat ilmu Program Doktor Ilmu Manajemen Universitas Pasundan

Menyimak kegiatan pemuda Muslim beberapa dasawarsa terakhir, saya semakin optimistis bahwa kiamat belum segera datang pada abad ini akibat tidak ada lagi orang yang bersedia memperjuangkan Islam. Wallahu a’lam, hanya Allah Yang Mahatahu kapan tepatnya kiamat akan terjadi.

Tidaklah berlebihan apabila kita memberikan apresiasi yang sangat tinggi kepada generasi muda Muslim sekarang yang terus gigih melakukan perjuangan di tengah semakin gencarnya tekanan dari kalangan non-Muslim. Mereka, khususnya Barat, seperti tidak pernah berhenti mencari celah dan menunggu momentum umat Islam berbuat kesalahan dan anarkis. Begitu umat Islam terjebak, telunjuk mereka secara beramai-ramai akan menunjuk muka umat Islam sembari berteriak, “Terorissss…!”

Read More »

“FULL TIME MUSLIM”: There is no such thing as a part-time Muslim

How about that? Being a full time Muslim? I mean, have you ever thought that before? That you should must always be a Muslim whenever, wherever?

A Muslim is a person whose religion is Islam. It means that he/she will always do his/her activities based on the Islamic Law (shariah). Making the shariah as our guidance on doing our activities is the consequence of our faith, that be believe in Allah as the One and Only, and Muhammad as His Rasuul. We should consider this as our only priority and ideology.

Read More »

a2c Ada yang tahu apa itu Ayat-Ayat Cinta (AAC)? Atau, ada yang belum tahu apa itu AAC? Well, I’m sure that one day everybody will know what it is. At least after they read my writing here.

Saya tidak bermaksud mengkritik isi dari novel dan film AAC secara keseluruhan. Ini hanya satu dua hal yang saya dapatkan, yang penting untuk diketahui teman-teman. Selebihnya saya belum tahu. Pun saya sendiri banyak mendapatkan pelajaran berharga dari AAC ini.

Jadi, bagaimana? Apakah yang akan saya coba angkat di sini? Here I’ll try to give correction about the differences between Tourist and Kaafir Dzimmi.

Read More »

Ah, benar memang. Allah selalu punya rencana, dan Dia-lah yang Maha Kuasa, Maha Mengatur.

Jadi begini ceritanya. Saya beberapa minggu ini jarang hadir di perkuliahan. Ada beberapa alasan, sih. Tapi, tidak usah saya ceritakan di sini. Sederhananya, saya ingin — setelah meliburkan diri tadi — dapat berkonsentrasi dan lebih fokus pada pelajaran-pelajaran perkuliahan. Saya tidak ingin “bolos” lagi. Saya bertekad untuk dapat terus hadir pada perkuliahan-perkuliahan selanjutnya, sekaligus memenuhi kuota 80%.

Read More »