Salah Kaprah Makna Idul Fitri
Siapa yang tahu arti dari “idul Fitri”? Kembali kepada kesucian? Kepada fitrah? Ternyata bukan!
Idul Fitri dalam bahasa Arab terdiri dari dua kata, yaitu عيد dan الفطر . Orang-orang (khususnya Indonesia, yang saya tahu) sering mengartikan ‘ied sebagai “kembali”, dan al-Fithri sebagai “fitrah” — kembali kepada fitrah. Kelihatannya memang tidak salah, namun ternyata arti sebenarnya bukanlah itu.
Setelah mencari tahu arti kata عيد, saya menemukan bahwa dalam bahasa Inggris kata tersebut diartikan sebagai “feast, festivity” — Hari Raya. Kata ini juga dipakai untuk menamakan hari-hari seperti Halloween (العيد القديسين), Paskah (عيد الفصح), Natal (عيد الميلاد), dll. Dalam Islam sendiri kita mengenal dua hari raya (عيدين), yaitu Idul Fitri (عيد الفطر) dan Idul Adha (عيد الأضحى).
Lalu bagaimana dengan Fitri? Arti yang tepat untuk kata الفطر adalah “breakfasting“, berbuka (kata benda). Bagi yang sudah pernah belajar bahasa Arab tentu mengenal kosakata seperti إفطار (buka puasa), يفطر (berbuka), فطور (sarapan), yang dibentuk dari asal kata yang sama dengan الفطر. Bahkan dalam bahasa Inggris sarapan dan berbuka sama-sama disebut dengan “breakfast” (to break the fast — berbuka puasa).
Dengan demikian, jelas bahwa arti (makna) yang tepat dari Idul Fitri (عيد الفطر) tidak lain adalah Hari Raya Berbuka (Festival of the Breaking of the Fast). Artinya, setelah 29-30 hari umat Islam menahan diri dengan berpuasa di bulan Ramadhan, pada hari tersebut Allah mempersilahkan hamba-Nya untuk kembali berbuka (tidak puasa lagi). Ini juga menjelaskan mengapa kita memberikan makanan sebagai zakat fitri (زكاة الفطر — bukan zakat Fitrah), karena memang artinya ya seperti itu — zakat berbuka.
و الله أعلم بالصواب
cariin riwayat tentang bersihnya umat Islam setelah berpuasa bagaikan bayi baru lahir dong bim.. setahu ana itulah yang mengakibatkan distorsi..
Yang ketemu ada dua, nih..
Itu saya dapat dari Hadits Web 3.0, susunan Sofyan Efendi.
wah suatu penelaahan yang cukup mendalam dan cemerlang, subhanallah.
Ditunggu penelaahan-penelaahan lainnya.
assalamu’alaykum wr wb
afwan, bisa tolong tanggepi artikel saya…??
http://rezaprimawanhudrita.wordpress.com/2008/10/03/allahumma-pertemukanlah-kembali-aku-dengan-dia/
jazakallahu
ya salam..ana jadi malu ni sbg pelajar bhs arab baru ngerti sekarang, weks..weks..*_*
tapi,cuy, kalo bgitu halnya, ntar bahan ceramah ustad2 abis dong. Biasanya kan menjelang akhir ramadhan hebat2 tuh ceramah ttg kembali ke fitrah, kembali suci, bla..bla…
masak nanti ceramahnya jadi “mari kita rayakan berbuka!” waks..waks…
tapi emang bener oge sih..
nice writing kang, punten sy ngelink k postingan ini yaa
Yang mesti diperhatikan juga adalah istilah zakat fitri (زكاة الفطر), bukan zakat fitrah..
hm…. ikut yang sudah lazim ajalah.
lagian, kalau diskusi soal arti Idul Fitri, aku tetap ikut yang dulu-dulu.
males juga diskusi arti Idul Fitri, nanti malah semakin salah kaprah.
setahuku, “kembali fitrah” itu adalah do’a. bukan begitu?
kesimpulannya, Idul Fitri itu nama hari raya Islam. Taqobbala Allahu Minna Wa Minkum itu do’a Idul Fitri. dan ada do’a lainnya yaitu “Semoga kita termasuk orang-orang yang kembali suci”. (bagaikan bayi baru lahir)
gitu aja kok repot
oh ya di al waie (http://hizbut-tahrir.or.id/2008/10/03/bagaimana-mendudukkan-silaturahmi-secara-syar%E2%80%99i/) yang baru dijelaskan salah kaprah tentang silaturahmi
luar biasa Allah hu akbar
Ass,,fitri itu saudara dgn fitrah….Bgt kalee y?
Astaughfirullah…
Siapa sih kamu? kamu mau memporak-porandakan umat islam ya?
Lulusan apa kamu??
Bagaimana kamu bisa dengan setenang itu berargumentasi?
Ikutan aliran mana kamu??
Ayolah…
Bersihkan diri kalian!!
Idul Fitri bukan cuma sekedar itu!!
Hari raya kita itu adalah hari kemenangan!!
Maksudmu?
Mungkin kita perlu penafsir yg baru kali ya ?
kenapa firman Allah pada di tafsir ?
atau kalau ngak, bahasanya di pleset2in, atau di kait2kan, klo gitu banyak penafsiran yg berbed2 donk, atau allah yg maha kuasa membutuhkan penafsir ? bukankah allah mengajarkan *jalankan perintahnya dan jauhi laranganya * kenapa kita gak lakukan itu saja ?
wah maaf ..
anda liat kamusnya kurang lengkap kali…
coba telusuri di Al-munawir…
ada makna lain dari fithri.. sangat banyak
dan bisa ditemukan bahwa makna idul fithri yang selama ini diyakini orang pun tidak bisa disalahkan..
Sip2, makasih masukannya..
FITROH, ASAL KATA DARI FITRI.
SEPERTI, DURIAN BERASAL DARI DURI.
RAMBUTAN, DARI RAMBUT.
HARI RAYA BERBUKA, SARAPAN. APA SALaHNYA? SEMUA IBADAH MENSUCIKAN, BUKAN HANYA PUASA, JUGA HAJI, ZAKAT, SHOLAT.
TEKS HADITS, ZAKAT FITRI, BUKAN ZAKAT FITROH. ZAKAT FITRI, ZAKAT BERUPA BERAS, MAKANAN POKOK. ZAKAT ITU ARTINYA, MENSUCIKAN.
SELAMAT BUAT ZAHIR.
ass wb.. mengkaji ma’na seharusnya tidak hanya dari sudut lughowi /etimologi saja tapi lihatlah dari sudut pandang yang lain ya’ni istilahi/terminologi, analoginya Sholat secara etimologi Addu’a tp apakah setiap doa dikatakan sholat??
Pada masyarakat yg berbahasa arab, nativenya, memang memahami Iedul Fitri sebagai hari raya berbuka saja. Tapi masyarakat indonesia menyebut Iedul fitri sebagai kembali ke fitrah ga salah juga, kalo ga salah dulu ustad saya pernah bilang arti lain dari fitri itu ‘awal mula’. Jadi memang bisa dipahami kembali ke semula ketika belum berdosa dst.. dst..
cuma ya itu, orang arabnya aja memahami Ied Fitri sebagai hari berbuka. Dosen saya pernah ngobrolin pengertian Ied Fitri di Indonesia sama native arab, eh dia malah diketawain orang semesjid hehe.
Itu penafsiran yang hanya dipandang dari sudut kebahasaan semata, plis itu buat diri sendiri aja jangan dipostingin
Mencari makna tidak cukup hanya dengan melihat kamus.