3 Aturan Lampu Berkendara
Anda pengguna kendaraan bermotor? Sering bepergian di malam hari? Berkendara di malam hari tentu tak lepas dari penggunaan lampu kendaraan, baik lampu depan maupun belakang. Berikut tiga perkara yang penulis rasakan sangat penting untuk diperhatikan.
Gunakan lampu standar.
Gunakanlah lampu standar bawaan pabrik. Jangan diganti warna putih karena akan menyilaukan, apalagi lampu rem (belakang) diganti putih. Ini sangat mengganggu pengendara lain; juga sangat membahayakan. Lampu standar pabrik pun pilihlah yang tidak menyilaukan lawan.
Setel posisi lampu menyorot ke bawah.
Semaksimal mungkin arahkan lampu ke bawah. Semakin ke atas, akan semakin mengganggu penglihatan lawan. Tentu dikira-kira agar tidak terlalu ke bawah.
Cukup dua lampu depan; matikan lampu tambahan.
Beberapa mobil keluaran baru memiliki dua lampu depan tambahan, dengan posisi di bawah lampu depan utama. Matikanlah lampu tambahan ini. Semakin banyak lampu yang menyala menyorot, semakin silau di mata pengendara lawan. Ini sangat berbahaya, karena daya penglihatan lawan menjadi menurun.
Tiga itu saja yang menurut penulis sangat penting untuk menjaga kenyamanan bersama dalam berkendara, terutama di malam hari. Mungkin Anda ada masukan untuk ditambahkan, silahkan.
Saya punya Daihatsu XENIA Li, bagaimana standart penyetelan tinggi lampu depan mobil tsb? Bagaimana cara menyetelnya? Tentunya jwbnya tidak hanya sekedar “disetel agar tidak menyilaukan lawan arah”. Secara tekn is khan ada standart dan cara penyetelannya. mohon jawabannya. Terima kasih.
Wah, saya juga belum tahu. Saran saya, kita bawa saja mobil kita ke montir terdekat. He2.
Terima kasih sudah mampir.
mampir atuh kang..
http://faith2god.wordpress.com/
setahuku, lampu tambahan pada mobil difungsikan sebagai lampu kabut, jadi bisa digunakan pada saat2 tertentu (suasana hujan deras, kabut tebal). masalah pengaturan arah lampu (buat avi), coba ke bengkel saja minta montirnya untuk mengaturnya