Langsung ke isi

Meminta Maaf

Agustus 8, 2011

Menjelang masuknya bulan Ramadhan, juga sesaat menjelang dan sesudah lebaran, umum kita dapati banyak orang saling mengucap salam, mendoakan, dan memohon maaf. Keluarga, kerabat, teman, sahabat, kolega, rekan kerja, semua saling meminta maaf atas kesalahan-kesalahan yang barangkali pernah mereka lakukan.

Meminta maaf sejatinya adalah permohonan tulus seseorang kepada orang yang pernah ia berbuat salah padanya, untuk dia memaafkan kesalahannya tersebut. Permintaan maaf ini juga disertai dengan janji dan tekad untuk tidak lagi melakukan/mengulangi kesalahan yang sama.

Patut untuk kita renungkan: bila kita beramai-ramai senantiasa ingat untuk meminta maaf dan saling memaafkan tiap tahunnya — khususnya di bulan Ramadhan — adakah kita juga ingat untuk senantiasa memohon maaf serta ampunan kepada sang Pencipta kita? Adakah kita senantiasa memohon maaf pada-Nya atas segala kesalahan dan dosa yang disengaja, atas kesombongan dan kepongahan diri yang tidak taat pada syariah-Nya?

Sudahkah kita meminta maaf pada-Nya atas diri kita yang malas-malasan dalam beribadah? Sudahkah kita meminta maaf pada-Nya atas diri kita yang tiada mengindahkan seruan-Nya tuk mengkonsumsi hanya makanan dan minuman yang baik dan halal? Sudahkah kita meminta maaf pada-Nya atas diri kita yang enggan mengikuti segala aturan-Nya dalam soal kita berbusana? Sudahkah kita meminta maaf pada-Nya atas diri kita yang tidak acuh terhadap perintah dan larangan-Nya ketika berbuat pada sesama?

Di bulan Ramadhan ini, mari kita dengan ikhlas dan tulus meminta maaf pada-Nya. Sebagaimana Rasulullah mengajarkan kita doa Lailatul Qadar,

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

“Wahai Allah, sesungguhnya Engkau adalah Maha Pemberi Maaf. Engkau mencintai pemaafan. Karena itu, berikanlah maaf kepadaku.” (HR. Ibnu Majah)

Dan sungguh, Allah Maha Pemaaf dan Penerima taubat hamba-Nya.

وَهُوَ الَّذِي يَقْبَلُ التَّوْبَةَ عَنْ عِبَادِهِ وَيَعْفُو عَنِ السَّيِّئَاتِ وَيَعْلَمُ مَا تَفْعَلُونَ

“Dan Dialah yang menerima tobat dari hamba-hamba-Nya, dan memaafkan kesalahan-kesalahan, dan mengetahui apa-apa yang kamu kerjakan.” (QS. Asy-Syura [42]: 25)

Satu komentar
  1. meminta maaf bukan hanyya bisa di lakukan saat menyambut bulan suci ramadhan saja
    tp menta maaf di hari2 biasa jga itu penting
    apa lagi kalo dengan hati yang tulus
    allah pasti senang .

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 50 pengikut lainnya.